Pengertian Tashrif (Sebuah Pengenalan)

As-Shobier – Bagi orang-orang yang mempelajari bahasa arab (gramatikal arab/nahwu dan sharf) pasti tidak asing dengan istilah “tashrif/Tashrifan”. Sebenarnya tashrif itu sendiri apa? Dan seperti apa perannya dalam mempelajari bahasa arab?

Apa itu “Tashrif”

Tashrif merupakan sebuah perubahan dari kata asal menuju bentuk lain agar menghasilkan makna yang diinginkan.

Secara bahasa, tashrif berasal dari sharrafa-yusharrifu-tashrifan yang artinya berubah/mengubah. Secara istilah, tashrif berarti mengubah makna suatu kata dengan yang diubah dari bentuk kata asalnya.

Misal kita mengetahui bentuk fiil mudhari’nya “nashara” (نَصَرَ) yang artinya telah menolong. Bagaimana ketika kita ingin mengucapkan “orang yang menolong” maka kita bisa menashrifnya, sehingga nanti akan menemukan bentuk isim fa’il “naashirun” (نَاصِرٌ), artinya orang yang menolong.

Pembagian Tashrif

Tashrif dibagi menjadi 2. Ada tashrif istilahi, dan tashrif lughawi.

Tashrif istilahi, artinya perubahan kata asal menjadi kata yang dikehendaki maknanya. Misal nashara = dia seorang laki-laki telah menolong, yansuru = dia seorang laki-laki sedang/akan menolong. Dalam kitab amtsilah tashrifiyah Tashrif Istilahi memiliki bentuk penulisan menyamping.

Sedangkan tashrif lughawi, artinya perubahan kata asal menjadi kata yang diinginkan dari segi jumlah pelakunya. Contoh : nashara = dia seorang laki-laki telah menolong, dan nasharuu = mereka laki-laki banyak telah menolong. Biasanya tashrif lughawi berbentuk kebawah.

Ilmu yang mempelajari tentang perubahan bentuk kata seperti ini dinamakan ilmu sharraf. Biasanya, di pondok-pondok pesantren diajarkan tentang nahwu dan sharraf agar tahu perubahan kata, sehingga mendapatkan makna yang sesuai.

Di pondok pesantren As-Shobier, kami berusaha untuk berdiskusi dan melakukan pendekatan dengan santri dalam mempelajari bahasa arab. Sehingga, kami mengadakan rutinitas bahasa arab setiap hari Sabtu pagi. Yang kami pelajari tentang nahwu, sharraf, dan bagaimana mengaplikasikannya dalam berbagai literatur Arab, bahkan Al-Qur’an.

Berikut video kami saat sedang membaca tashrifan, semoga Allah selalu melindungi dan menjaga kita dalam mencari ilmu.

Penulis, Faisol Abrori. Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Jember, sekaligus pengisi ekstrakurikuler bahasa Arab pesantren As-Shobier.